← Komunitas

Diskusi komunitas · Kasus gabungan dari beberapa sumber

Warga Mengaku Sudah Dapat Surat Maaf Maybank, Penagihan Salah Nomor Terulang

  • Penagihan
  • Privasi / intimidasi
  • Pengaduan / sengketa

Surat maaf sudah diterima, menurut pengadu. Nomornya juga disebut telah diperbaiki agar tidak lagi menjadi sasaran penagihan. Mestinya urusan berhenti di sana. Namun pada 11 September 2026, warga yang sama kembali menulis: pesan tagihan untuk utang orang lain datang lagi. Ia menceritakan pesan pertama datang 24 Juli dari pihak yang mengatasnamakan PT Collectius Indonesia untuk utang nasabah Maybank yang tidak dikenalnya. Ia sudah menulis keluhan pertama pada 29 Juli dan melapor ke OJK. Menurut penulis, Maybank mengirim surat permintaan maaf pada 3 Agustus yang menyebut pembaruan data dan janji menghentikan pesan penagihan ke nomor itu. Pada 5 Agustus, Maybank juga menerbitkan tanggapan publik: pengaduan disebut telah ditindaklanjuti dan penjelasan sudah diberikan. Namun pada 10 September, menurut warga tersebut, pesan penagihan untuk nama yang sama kembali diterima. Maybank kemudian mengirim tanggapan yang dimuat pada 22 September: perusahaan menyatakan telah menelusuri pengaduan dan menyampaikan penjelasan kepada konsumen. Namun jawaban publik itu tidak menyebut apakah nomor tersebut sudah dihapus dari daftar yang dipakai mitra penagihan atau apakah pesannya benar-benar berhenti. Dari sisi orang yang bahkan mengatakan bukan nasabah Maybank, ukurannya sederhana: koreksi data baru terasa selesai ketika pesan tagihan yang salah alamat tak datang lagi. Penyebab pesan berulang dan hasil akhir penanganan kasus ini belum terlihat dari sumber publik.

Lanjutkan pencarian

Ikuti platform atau masalah yang sama untuk menemukan informasi lain yang berguna.

Artikel terbaru dari BorrowTalk

Komentar · 0

Belum ada komentar.

Ikuti diskusi

Draf tersimpan di perangkat ini