← Komunitas

Diskusi komunitas · Kasus gabungan dari beberapa sumber

13 Tiket Muncul di TPayLater Traveloka, Pemilik Akun Mengaku Tak Pernah Membeli

  • Penipuan
  • Pengaduan / sengketa

Yang muncul lebih dulu justru tagihan Rp2.273.320. Baru setelah menerima telepon pada 12 September 2026, seorang pemegang TPayLater Traveloka mengaku membuka riwayat akunnya dan menemukan sesuatu yang jauh lebih besar: empat pemesanan berisi total 13 tiket pesawat, senilai Rp18.891.855. Dalam surat yang terbit 21 September, ia menyatakan tidak pernah melakukan pemesanan tersebut. Semua transaksi itu, menurut riwayat yang ia lihat, tercatat pada 15 Agustus. Ia juga mengatakan tidak mengetahui adanya OTP atau notifikasi pembelian. Pengakuan ini belum membuktikan bagaimana akun diakses, siapa yang membuat transaksi, atau sistem keamanan apa yang digunakan. Penulis menyebut sudah mengajukan sanggahan, tetapi jawaban yang ia terima dari Traveloka pada 14 September masih membebankan tagihan kepada pemilik akun. Itu adalah penuturan konsumen tentang respons perusahaan; belum ada keterangan langsung Traveloka pada sumber yang diperiksa untuk menjelaskan dasar keputusan. Pada 16 September, konsumen mengatakan membawa dugaan penyalahgunaan akun ini ke kepolisian. Langkah melapor membuat urutannya lebih jelas, tetapi belum sama dengan putusan bahwa akun benar-benar diretas ataupun tagihan telah dibatalkan. Yang belum terjawab adalah bukti otorisasi empat transaksi, perkembangan penyelidikan, dan siapa akhirnya menanggung kewajiban. Dalam kasus kredit yang tersambung dengan akun belanja, tiga jawaban itu jauh lebih penting daripada sekadar status tiket di aplikasi.

Lanjutkan pencarian

Ikuti platform atau masalah yang sama untuk menemukan informasi lain yang berguna.

Artikel terbaru dari BorrowTalk

Komentar · 0

Belum ada komentar.

Ikuti diskusi

Draf tersimpan di perangkat ini