Diskusi komunitas · Kasus gabungan dari beberapa sumber
Peminjam UATAS melaporkan penagihan sebelum jatuh tempo dan ancaman terkait foto
Seorang peminjam pinjaman online UATAS mengatakan menerima pesan penagihan pada 3 Juni 2025, sehari sebelum pinjamannya jatuh tempo. Menurutnya, penagih meminta ia meminjam uang dari tetangga atau keluarga agar penanganan tidak dialihkan. Ia juga menerima pesan WhatsApp dari nomor yang tidak memperkenalkan diri, berisi foto dan informasi lokasi saat pengajuan pinjaman serta ancaman memakai foto itu. Peminjam mempertanyakan bagaimana pengirim memperoleh data tersebut; sumber yang tersedia tidak membuktikan siapa pengirimnya atau bagaimana data diperoleh. Peminjam mengatakan ia mengirim keluhan melalui email dan meminta penjelasan. Ia tidak menyatakan bahwa pinjaman Rp1 juta dengan tagihan Rp1.227.000 itu sudah terlambat pada saat pesan pertama datang. Keluhannya tentang waktu penagihan dan ancaman yang ia laporkan, bukan bukti bahwa data telah dicuri oleh UATAS. Dalam tanggapan 11 Juni, UATAS meminta maaf atas ketidaknyamanan, menyatakan telah melakukan pemeriksaan internal, dan mengatakan telah menghubungi peminjam pada 9 Juni untuk memberi penjelasan. Tanggapan publik itu tidak memaparkan hasil pemeriksaan atau siapa pengirim pesan. Dalam komentar bertanda penulis pada 12 Juni, peminjam mengatakan pihak yang dihubunginya tidak mengakui nomor pengirim pesan itu dan menurutnya masalah belum selesai. Ini tetap penuturan peminjam; sumber yang diperiksa tidak memperlihatkan temuan independen, penyelesaian akhir, atau status pembayaran berikutnya.
Lanjutkan pencarian
Ikuti platform atau masalah yang sama untuk menemukan informasi lain yang berguna.
Komentar · 0
Belum ada komentar.