Diskusi komunitas · Kasus gabungan dari beberapa sumber
Peminjam ingin melunasi tunggakan, tetapi penawaran berubah dari Rp9 juta menjadi Rp15 juta
Seorang peminjam mengatakan mengalami kerugian usaha pada 2019 hingga pembayaran KTA dan kartu kredit CIMB Niaga macet. Ketika kondisi ekonomi membaik pada 2026, peminjam mendatangi cabang untuk menunjukkan niat melunasi tunggakan tersebut. Menurut keluhan, petugas layanan pelanggan mengatakan tim Recovery akan menghubungi dalam beberapa hari. Peminjam kemudian menerima komunikasi melalui WhatsApp dan telepon dari petugas Recovery KTA dan kartu kredit. Masalahnya, informasi pelunasan tunai disebut berubah dari satu hari ke hari berikutnya. Peminjam memberi satu contoh: sebelumnya ada penawaran lunas Rp9 juta, lalu penawaran berikutnya menjadi Rp15 juta. Peminjam juga mengatakan perubahan serupa terjadi beberapa kali. Untuk kartu kredit, peminjam melaporkan sudah berkali-kali mengirim pesan untuk menanyakan hasil negosiasi, tetapi tidak menerima balasan. Keluhan itu meminta CIMB Niaga memberi kejelasan agar upaya pelunasan dapat dilanjutkan. CIMB Niaga menerbitkan tanggapan pada 9 Februari 2026. Perusahaan meminta maaf atas ketidaknyamanan dan mengatakan sudah menghubungi peminjam untuk menjelaskan masalah. Tanggapan juga mencantumkan kanal pengaduan perusahaan. Tanggapan tersebut tidak memuat saldo KTA atau kartu kredit, tidak menjelaskan mengapa angka pelunasan berubah, dan tidak menyebut bahwa kesepakatan atau pembayaran telah selesai. Karena itu, pernyataan CIMB Niaga hanya mendukung fakta bahwa perusahaan meminta maaf dan melakukan kontak, bukan rincian yang dilaporkan peminjam. Dalam komentar publik pada halaman tanggapan, akun yang sama dengan penulis keluhan mengatakan jawaban itu terasa seadanya dan masalahnya belum selesai. Komentar tersebut juga menuduh ada masalah penggunaan data pribadi dan menduga proses KYC tidak dijalankan. Itu tetap tuduhan peminjam; sumber publik tidak memuat hasil investigasi, pengakuan perusahaan, atau putusan regulator mengenai hal tersebut. Sumber publik tidak memperlihatkan surat penawaran formal, ledger rekening, rincian bunga dan biaya, atau apakah angka Rp9 juta dan Rp15 juta berlaku untuk akun dan syarat yang benar-benar sama. Tidak ada pembaruan berikutnya yang ditemukan tentang pembayaran, surat pelunasan atau penutupan akun. Posisi cerita saat pembaruan terakhir Peminjam ingin menyelesaikan tunggakan lama tetapi melaporkan angka pelunasan yang berubah. CIMB Niaga mengatakan sudah menghubungi dan menjelaskan masalah, sedangkan peminjam kemudian menyatakan bahwa persoalan masih belum selesai. Hasil akhirnya tidak tersedia di sumber publik.
Lanjutkan pencarian
Ikuti platform atau masalah yang sama untuk menemukan informasi lain yang berguna.
Komentar · 0
Belum ada komentar.