Diskusi komunitas · Kasus gabungan dari beberapa sumber
Link pemulihan palsu diikuti tagihan SPayLater Rp12.015.000 dan sanggahan ditolak
Seorang peminjam melaporkan menerima pesan WhatsApp dari orang yang mengaku menangani paket hilang. Orang tersebut kemudian mengirim tautan yang disebut sebagai pemulihan akun. Peminjam mengatakan telah mengeklik tautan itu dan memasukkan PIN. Menurut peminjam, akun kemudian diambil alih dan dalam hitungan menit muncul transaksi SPayLater sebesar Rp12.015.000 ke merchant pembayaran offline. Peminjam mengatakan transaksi itu tidak dibuat atau disetujui olehnya. Malam itu juga, peminjam menghubungi layanan pelanggan untuk memblokir akun dan mengajukan sanggahan. Dalam surat publiknya, peminjam mereproduksi alasan penolakan yang menyebut validasi pada nomor terdaftar, perangkat yang sama dengan saat pendaftaran, dan penggunaan PIN sehingga transaksi dianggap valid di sistem. Peminjam membantah menerima OTP dan tetap menyatakan transaksi itu tidak diotorisasi. Peminjam juga melaporkan perkara tersebut kepada polisi dan mengajukan laporan melalui portal APPK OJK. Nomor laporan, tiket, nomor telepon, lokasi rinci, dan identitas pribadi tidak disertakan di sini. Posisi terakhir Catatan publik yang dapat dibaca tidak menunjukkan hasil akhir dari laporan polisi, proses OJK, sanggahan, atau tagihan tersebut. BorrowTalk tidak menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab, apakah sistem keamanan gagal, atau apakah jumlah itu akhirnya dihapus atau ditagih.
Lanjutkan pencarian
Ikuti platform atau masalah yang sama untuk menemukan informasi lain yang berguna.
Komentar · 0
Belum ada komentar.