Diskusi komunitas · Kasus gabungan dari beberapa sumber
Akun terblokir, Rp15,3 juta berpindah ke rekening tak dikenal, dan catatan teknis berbeda dari pengalaman peminjam
Seorang peminjam mengatakan dua pinjaman Tunaiku sebelumnya sudah lunas ketika menerima penawaran pinjaman baru pada April 2026. Penawaran yang dilaporkan sebesar Rp17 juta dengan tenor 17 bulan dan dana bersih Rp15,3 juta. Menurut peminjam, proses verifikasi kemudian dilakukan melalui panggilan dari nomor kantor Tunaiku. Peminjam mengatakan meminta agar dana dikirim ke rekening BCA yang sudah terdaftar. Namun pada 28 April, dana Rp15,3 juta disebut masuk ke rekening Amar Bank yang baru dibuat atas nama peminjam. Peminjam menyatakan tidak mengetahui atau menyetujui perubahan tujuan itu sebelumnya. Saat mencoba masuk ke rekening Amar Bank, peminjam harus membuat username dan PIN, lalu mengatakan akun langsung terblokir. Setelah akses akhirnya terbuka, saldo disebut sudah nol karena dana telah dipindahkan ke rekening lain yang tidak dikenal. Peminjam juga melaporkan menerima pemberitahuan email tentang tiga percobaan masuk dari perangkat lain dan mengatakan tidak pernah memberikan OTP atau kata sandi email. Peminjam mendatangi kantor Tunaiku dan melaporkan kejadian tersebut. Menurut pengaduan, Tunaiku tetap meminta pembayaran pinjaman, sementara peminjam mengatakan tidak menerima dana itu. Peminjam juga menyatakan telah membuat laporan kepada OJK dan kepolisian. Hasil laporan tersebut tidak terlihat dalam sumber publik. Pada 30 Juni, Tunaiku/Amar Bank menerbitkan tanggapan. Perusahaan menyatakan investigasi internal menemukan bahwa pemindahan dana ke rekening bank lain menggunakan PIN dan/atau OTP yang valid sehingga transaksi tercatat diproses sesuai prosedur keamanan. Pernyataan ini adalah hasil investigasi perusahaan, bukan fakta yang ditetapkan BorrowTalk. Dalam tanggapan yang sama, perusahaan mengakui adanya indikasi ketidaksesuaian antara data teknis di sistem dan pengalaman nyata serta kronologi yang disampaikan peminjam. Perusahaan mengatakan ingin bermusyawarah untuk meninjau kembali kronologi, tetapi pada saat tanggapan diterbitkan belum berhasil terhubung dengan peminjam. Perusahaan juga mengatakan telah memblokir pengajuan baru yang memakai data identitas peminjam. Posisi cerita saat pembaruan terakhir Catatan perusahaan menunjukkan penggunaan kredensial yang valid, sementara peminjam menyangkal membagikan OTP atau kata sandi dan mempersoalkan tujuan pencairan serta transfer keluar. Perusahaan mengakui adanya ketidaksesuaian yang perlu ditinjau bersama. Sumber publik tidak menunjukkan siapa yang memindahkan dana, apakah para pihak kemudian terhubung, atau bagaimana kewajiban pembayaran akhirnya diselesaikan.
Lanjutkan pencarian
Ikuti platform atau masalah yang sama untuk menemukan informasi lain yang berguna.
Komentar · 0
Belum ada komentar.