Panduan BorrowTalk · Indonesia
Aplikasi Menawarkan Cicilan Rp400 Ribu. Kok Totalnya Bisa Rp1 Juta?
Satu aplikasi menawarkan cicilan Rp400 ribu, tetapi ada Rp600 ribu pembayaran lama. Lihat bagaimana Rp1 juta bisa melewati batas rasio 30% pada pindar konsumtif.
Di layar, tawaran cicilan Rp400 ribu sebulan terlihat ringan. Apalagi kalau sedang butuh uang cepat.
Tapi bagaimana jika masih ada kewajiban Rp600 ribu dari pinjaman lama pada bulan yang sama? Kalau tawaran baru diterima, total yang perlu dibayar bisa menjadi Rp1 juta. Dengan penghasilan Rp3 juta, itu sudah sepertiga pemasukan. Biaya makan, ongkos kerja, dan kebutuhan rumah belum dihitung.
Ini contoh hitungan BorrowTalk, bukan kisah peminjam sungguhan. Cicilan Rp400 ribu per bulan dalam contoh ini masih sebatas tawaran, belum menjadi kewajiban.
Aplikasi baru menunjukkan satu angka. Tagihan lama tidak ikut hilang.
Anggap Rp600 ribu adalah total pembayaran pokok dan biaya pendanaan dari pinjaman yang sudah berjalan selama satu bulan. Jika tawaran baru diambil, perkiraan pembayaran pokok dan biaya pendanaannya Rp400 ribu pada bulan yang sama. Kedua tagihan itu tidak harus jatuh tempo di tanggal yang sama.
Jumlah calon kewajibannya sederhana: Rp600 ribu + Rp400 ribu = Rp1 juta per bulan.
Ini penting karena aturan OJK untuk penilaian kemampuan membayar pinjaman konsumtif pada penyelenggara pindar (LPBBTI) menghitung pembayaran pokok dan manfaat ekonomi kepada seluruh kreditur, bukan hanya aplikasi tempat kita sedang mengajukan. Kreditur itu bisa berupa pindar lain, bank, atau lembaga pembiayaan terkait.
Ada angka 30% yang mungkin belum pernah Anda perhatikan
Sejak 2026, SEOJK 19/2025 menetapkan batas tertinggi 30% dari penghasilan untuk rasio yang digunakan penyelenggara dalam penilaian kemampuan membayar pendanaan konsumtif. Penghasilan juga perlu didukung bukti yang valid, seperti slip gaji atau mutasi rekening.
Dalam contoh kita, penghasilan yang dapat dibuktikan diasumsikan Rp3 juta. Tiga puluh persennya Rp900 ribu. Jika tawaran baru diterima, calon pembayaran bulanan Rp1 juta berarti sekitar 33,3% dari penghasilan—Rp100 ribu di atas batas penilaian tersebut.
Artinya, berdasarkan angka dalam simulasi ini, penawaran baru tidak memenuhi rasio maksimum 30% itu. Tampilan limit atau tawaran awal di aplikasi tidak boleh dianggap sebagai bukti bahwa pengajuan akhirnya akan lolos penilaian.
Sebaliknya, berada di bawah 30% juga tidak menjamin pinjaman disetujui. Dan aturan khusus pindar konsumtif ini tidak otomatis berlaku sama untuk semua produk PayLater atau BNPL.
Bahkan hitungan bulanan yang cukup bisa tersandung tanggal
Ada bagian yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari: kapan uangnya masuk?
Misalnya tagihan jatuh tempo tanggal 22, tetapi penghasilan baru diterima tanggal 28. Di akhir bulan jumlah uang mungkin terlihat cukup. Pada tanggal 22, uang untuk membayar belum tersedia.
Penghasilan pekerja lepas atau usaha kecil juga bisa berubah. Mengambil angka dari bulan paling ramai belum tentu mencerminkan kemampuan membayar pada bulan berikutnya.
Sebelum menekan tombol setuju, cocokkan seluruh kewajiban dengan tanggal jatuh tempo dan uang yang benar-benar tersedia. Periksa juga dana bersih yang cair, biaya dalam perjanjian, dan pembayaran pertama. Jika angkanya tidak cocok, tanyakan opsi penanganan kepada penyelenggara melalui kanal resmi sebelum jatuh tempo; perubahan jadwal tidak otomatis diberikan.
Aplikasi boleh menawarkan limit. Yang harus membayar seluruh tagihan pada akhirnya tetap Anda. Rp400 ribu baru terlihat kecil sebelum kewajiban lama ikut dihitung.